Friday, May 4, 2012

Banyak (ber)jalan di Saigon

 Malam pertama..

Get lost !
Pesawat landing dengan mulus di Tan Sonat Airport Saigon, jam di arah 7.30 malam waktu setempat. Seperti biasa, tanpa bagasi dan basa-basi aku dan 2 orang kawan berjalan cepat mencari pintu keluar, tentu saja public bus yang aku buru di kedatanganku yang pertama kali di Vietnam. Belum berjodoh aku dan public bus malam itu, setelah bolak-balik antara international-domestic terminal mencari bus, sesekali berlari ke arah bus yang kukira public bus, akhirnya aku berdiskusi dengan dua orang kawan tentang bagaimana kelanjutan malam ini, keputusannya kami akan berjalan keluar airport dan mencari arah menuju Pham Ngu Lao St, yang ditaksir sebagai pusat berkumpulnya kaum backpacker di Saigon.


Tarif taxi dari airport ke pusat kota Saigon sebesar 180rb Dong, agak pelit karena tidak memilih taxi, tapi alasan yang paling utama adalah penasaran tentang seberapa jauh jarak pusat kota Saigon. Berjalan keluar airport memang pilihan yang kurang mengenakkan, para tukang ojek sudah ribut menawarkan kami untuk menggunakan jasa mereka, dengan bahasa Inggris yang modal nekat, mereka silih berganti datang kepadaku, memang sangat jarang orang Vietnam yang bisa berbahasa Inggris, mungkin karena pengaruh komunisme (seperti Cina). Ku beranikan diri bertanya kepada beberapa "satpam" dekat mall sekitar airport, Dan akhirnya kami pun menemukan arah.


Berjalan kaki 1 jam lebih lamanya kemudian merasa jalan yang aku dan kawan-kawan ambil adalah salah, kami bertanya kepada orang-orang di pinggir jalan, dan beruntung salah satu pemuda di antara mereka bisa sedikit berbahasa Inggris, ternyata jalan kami nyaris berlawanan arah (wrong way) dengan jalan ke Pham Ngu Lao St. Berbekal coretan dari pemuda tersebut kami pun langsung berbalik arah dengan berjalan kaki kembali, membelah ramainya Saigon dan beberapa kali mengambil gambar malam di asingnya Saigon menyebabkan kakiku hilang rasa (rasa semangat, hahaha), dan pundak yang membawa backpack pun mulai terasa sakit, aku dan kawan-kawan sudah berjalan jauh 2 jam lamanya dimulai dari berbekal coretan pemuda tadi, berarti sudah lebih dari 3 jam aku berjalan membelah Saigon, badan sudah menggigil kedinginan karena belum makan, tenggorokan kering tidak dilintasi air, pikirku sudah menuju taxi yang terlihat lebih seksi lalu-lalang di ramainya malam Saigon.

Street of Saigon in night
 Yup !!! taxi !!! kami kompak, rasa lelah lah yang menyatukan kami nyaris tengah malam itu. Setelah mencoba memberhentikan taxi, akhirnya kami mendapatkan taxi di harga 90rb Dong, asumsiku berarti kami sudah setengah perjalanan. Tidak lebih dari 15 menit duduk di taxi, ternyata kami telah sampai jalan yang paling “hidup” di Saigon. Ah dekatnya !!

Setelah melakukan jalan kaki sekitar 4 jam, sudah termasuk keluar-masuk gang-gang di Pham Ngu Lao St untuk mencari penginapan, dan beberapa kali berhadapan dengan para “jasa pengantar” ilegal, kami pun mendapatkan private room bertarif 6 USD/orang, kukira itu termasuk murah untuk double bed, air conditioner, TV cable, computer, wifi, shower (hot water) dan breakfast.

Malam itu aku lapar, namun tidak seberapa dengan rasa lelah yang juara menutupinya. Benar, malam itu salah satu jalan kaki terpanjang dalam dunia perjalananku. Mari kita tidur..

*Dalam perjalananku di bulan Februari 2012

4 comments:

  1. salam gan ...
    menghadiahkan Pujian kepada orang di sekitar adalah awal investasi Kebahagiaan Anda...
    di tunggu kunjungan balik.nya gan !

    ReplyDelete
  2. membaca postingan ini, aku kembali teringat tiga tiket AA yang aku hanguskan, huhu. ngga nyesel sih, tapi dibikin dewasa aja kalo itinerary ternyata bisa tak terealisasi. seharusnya di tanggal sekarang aku backpacking ke beberapa negara asia tenggara, tetapi, mungkin belum berjodoh, hehe. suatu saat, mungkin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. duh !!! sama sob, gue juga hampir beberapa kali hangusin tiket pesawat, tapi alhamdulillah cuma hampir !!! :D

      tenang sob !! lain kali pasti berjodoh !!

      Delete
  3. tapi seru loh jalan-jalan (kaki) keliling vietnam.. bsa jd lebih melihat secara dekat kehidupan di kota sejuta motor.. hehe

    ReplyDelete