Showing posts with label the first. Show all posts
Showing posts with label the first. Show all posts

Wednesday, September 24, 2014

Puncak keduaku, Rinjani!


Aku mendapat kesempatan memimpin perjalanan rombongan @TripHemat mendaki gunung api tertinggi ke-2 di Indonesia, salah satu simbol kedahsyatan Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat.

Pendakian dimulai tanggal 26 Mei 2014 dari Desa Sembalun yang menjadi tempat kami bermalam sebelum pendakian benar-benar dimulai. Sembilan pendaki (termasuk aku) melakukan pendakian  bersama beberapa guide dan tim porter Gunung Rinjani. Dengan sedikit arahan dan lantunan doa, akhirnya rombongan pun melangkah santai membelah “Jalur Sembalun”.

Tidak salah memilih Jalur Sembalun  sebagai jalur pemberangkatan. Hamparan savana yang sangat luas, membuat awal pendakian begitu menyenangkan, walau panas matahari terus mengintai para pendaki.

Monday, September 22, 2014

(Akhirnya) Aku Punya Lisensi Diving

Bedankt Mijn Leeraar, Suzanne!


Mendapatkan lisensi diving memang sudah ada di bucket list-ku dari sejak lama. Tapi entah kapan akan kejadian, waktu itu aku tidak pernah tahu.

Alasanku untuk mendapatkan lisensi diving adalah keinginan untuk melihat bawah laut Indonesia dan dunia yang indah ini dengan perspektif yang berbeda dari sebelumnya. Paling tidak, selama ini aku hanya melihat dari kacamata snorkeling atau freedive.

Hasil obrolan dengan Suzanne di chat, setelah menyelesaikan pendakian Gunung Rinjani, aku memutuskan untuk mengambil diving course di Gili, Gili Trawangan tepatnya.

Setelah melakukan survey beberapa dive shop/center di Gili, aku menyimpulkan bahwa semua harga yang dimiliki oleh dive center di Gili itu sama, sama-sama ngeselin!! Mereka sama sekali nggak punya harga Indonesia. Semua harga diukur sama dollar, meskipun mereka memberikan potongan 10% untuk warga Indonesia. Harga untuk openwater diving course adalah 380 USD, sekitar 4 jutaan jika dirupiahkan.

Tuesday, November 6, 2012

Panggilan Dari Dewa

Pertama kali mendaki gunung, aku ingin sekali berdamai dengan Mahameru.

Memulai pendakian melalui desa Ranu Pani, memasuki jalur Ayak-Ayak, jalur yang diyakini terbaik saat ini untuk mencapai Semeru, karena hanya memakan waktu 2-3 jam saja untuk mencapai Ranu Kumbolo. Jalur menanjak dan menyaksikan kegagahan Semeru dari kejauhan kemudian menurun memasuki padang rumput luas sebelum benar-benar tiba di Ranu Kumbolo, bermalam dengan tenda di pinggir "ranu" sambil merasakan tulang tertusuk dingin kabut Ranu Kumbolo.

Menjelang siang aku telah menanjak di tanjakan yang disebut sebagai tanjakan cinta, tapi aku banyak tidak setuju dengan nama itu, lalu menurun memasuki jalan setapak di antara tumbuhan-tumbuhan pegunungan, kemudian beristirahat beberapa saat di Cemoro Kandang, lalu menanjak berusaha sampai di Kalimati kaki gunung Semeru. Kalimati diyakini sebagai sumber kehidupan di Semeru, sumber air jernih dan segar berada di dekat sana, lalu beristirahat menunggu bertarung dengan puncak Semeru yang dikenal dengan Mahameru.


Ototku tertarik sakit sebelum benar-benar sampai dini hari itu di Orcopodo, sesekali "me-ruku" melakukan ritual menghilangkan rasa sakit, sampai aku benar-benar bilang menyerah di Cemoro Tunggal, karena setiap melangkah lutut dan paha kanan merasakan sakit yang hebat sampai aku harus terjatuh agar rasa sakit menghilang, tenagaku banyak termakan oleh rasa sakit ini.

Motivasi terbesarku adalah kamera digital, GoPro dan handycam yang aku bawa di tas kecil yang melintang di dadaku, terlalu sayang jika tidak sampai di puncak, aku terus teriak mengecam kakiku dalam hati, kawan-kawan hanya bisa melihatku dari jauh di depan tanpa bisa mendengar apa yang aku teriakkan. Salah satu pendaki wanita yang aku minta pendapatnya bilang "saya orang yang pertama mas, buat ngelarang mas turun lagi ke bawah", aku mencoba terus memacu kaki ke puncak, aku pasrah jika tak tiba di puncak, sampai seorang pendaki pria turun memberikan kayu sebagai tongkat penahan kakiku, mungkin dia kasihan kepadaku.

Mahameru memanggilku dengan keras, tubuhku pun mengeluarkan kesaktiannya, seperti Dewa.

*dalam perjalananku di akhir Oktober 2012

Friday, June 29, 2012

East Borneo Trip

Tentang tangan yang baru pertama kali membuat video.



Bagian pertama dari perjalananku di Kalimantan Timur, Indonesia. Sedikit memperlihatkan kekayaan alam pulau Kalimantan kepada khalayak ramai dari sisi jalan yang berantakan. Aku beruntung memilih jalan berantakan ini untuk menuju pulau Derawan, ternyata kekayaan alam yang dimiliki Kalimantan tidak membuat pasti megahnya sebuah pulau bernama Kalimantan. Jalanan yang rusak, hutan yang dirusak, tentang mengantri BBM, Aku mengabarkan dari Kalimantan di sisi timur.

*dalam perjalananku pada bulan Maret 2012

Friday, June 1, 2012

Bermain Dengan Jellyfish


Menjadi purba...

Haiiiiiiii Jelly..!!!
Kurang beruntung hari Sabtu itu turun hujan lebat sedari subuh, dan sampai hari ini aku masih sedikit menyesal kenapa memilih hari sabtu yang ramai dengan para turis untung melakukan hopping islands, tapi itu semua terbayar dengan eksotisme pulau Kakaban. Pagi itu Kakaban menunjukkan keajaibannya.

Masih terletak dalam gugusan kepulauan Derawan, pulau Kakaban berjarak hampir 1 jam dari pulau Derawan jika ditempuh menggunakan speed boat berkapasitas 5 orang. Pulau yang termasuk destinasi wajib ketika berkunjung ke Derawan  ini sesungguhnya didominasi oleh luas danau yang tepat berada di dalamnya, disebut juga sebagai danau Kakaban, danau tersebut merupakan air laut yang terperangkap jutaan tahun lalu, ditambah dengan air tanah dan air hujan, jadilah air di danau Kakaban menjadi agak tawar.

Friday, May 4, 2012

Banyak (ber)jalan di Saigon

 Malam pertama..

Get lost !
Pesawat landing dengan mulus di Tan Sonat Airport Saigon, jam di arah 7.30 malam waktu setempat. Seperti biasa, tanpa bagasi dan basa-basi aku dan 2 orang kawan berjalan cepat mencari pintu keluar, tentu saja public bus yang aku buru di kedatanganku yang pertama kali di Vietnam. Belum berjodoh aku dan public bus malam itu, setelah bolak-balik antara international-domestic terminal mencari bus, sesekali berlari ke arah bus yang kukira public bus, akhirnya aku berdiskusi dengan dua orang kawan tentang bagaimana kelanjutan malam ini, keputusannya kami akan berjalan keluar airport dan mencari arah menuju Pham Ngu Lao St, yang ditaksir sebagai pusat berkumpulnya kaum backpacker di Saigon.

Friday, April 6, 2012

Baby Duck Inside ?

Mengayuh pedal sepeda nyaris sudah, pandanganku ke kiri dan ke kanan, nyaris tak pernah lurus ke depan.

Matahari tepat berada di atasku sepertinya, sudah aku dapatkan warung lokal di pinggiran Angkor Wat, aku letakkan sepeda nyaris sembarangan. Kulihat “termos” yang berisi nasi namun ternyata tidak, isi termos tersebut adalah beberapa daging ikan dan ayam yang didinginkan. Jatuh semangatku, namun kembali lagi ketika aku tanya  dan ternyata mereka punya mie instan.

Aku dan 2 orang kawan tanpa banyak pikir memesan masing-masing 1 porsi mie instan oleh seorang ibu di warung itu, kami berbincang dengan seorang pemuda asli setempat untuk sekedar “membunuh” waktu menunggu mie instan siap disajikan. Moon nama pemuda tersebut, seorang driver Tuk-Tuk di sekitar Angkor Wat, dan bisa berbahasa Inggris dan Jepang. Sampailah pada percakapan, “telur apa yang di atas meja ini ??” aku bertanya, “telur bebek, mau coba ??” jawabnya cepat dan kemudian dilanjutkan dengan kalimat “baby duck inside egg...”.

Monday, February 14, 2011

Garuda Benar-Benar di Dadaku

Awalnya aku merasa minder dengan Tim Nasional Indonesia yang sedang berlaga di AFF Cup 2010 yang diadakan di Jakarta. Minder ini bukan tanpa angin, prestasi timnas, carut marutnya liga Indonesia serta abstraknya PSSI menjadi sebab angin membawa alasan-alasan tersebut sehingga menjadi rasa minder diriku atas timnas sepakbola negeri terinta ini.
Dan rasa-rasanya harga untuk sebuah pertandingan timnas Indonesia di AFF Cup 2010 terlalu mahal untuk diperjuangkan.
Tapi itu semua hilang kembali terbawa angin optimis melihat penampilan mereka pantang menyerah untuk menhancurkan tiap lawan yang masuk ke stadion kebanggaan mereka. Akhirnya kuputuskan menjadi bagian dari puluhan ribu mulut yang terus meneriakkan Indonesia di dalam stadion. Dan hal tersebut baru aku mulai sejak semi final ke-2 di Jakarta.

Semi Final Garuda

Bersama sahabat-sahabatku di sekolah dulu hingga sekarang, mereka adalah Hizby, Afif dan Pandu (Aziz). Dan cukup berhasil untuk menjadi alasan timnas menang atas Filipina dengan skor 1-0.
Prestasi indah menjadi pendorong semangat untuk terus "berprestasi" mendukung timnas Indonesia dengan keinginan menyaksikan secara langsung di stadion Gelora Bung Karno. Tentu saja perjuangn itu diawali dengan manajemen buruk per-tiketan PSSI.

Final Tiket Hunter
Sungguh kejadian pembelian tiket ini menjadi sejarah di hidupku. Mengantri dari jam 6 pagi yang kemudian harus merasa pesimis untuk mendapatkan tiket dan kemudian optimis tumbuh diselingi rasa lelah dan amarah. Dan terbayar dengan menginjakkan kaki di lapangan tempat Firman Utina Cs berlagaa, dan tentu saja mendapatkan tiket di akhirnya pada jam enam sore. Bersama Deny, Pandu, Hanif, Nando, Elmover, Bayu dan lainnya terasa menggilakan hahaha.
Hasil awal timnas ketika berlaga di Final AFF Cup 2010 di "kandang" Malaysia sungguh menyakitkan (lihat perjuangan kami membeli tiket). Tapi tetap merahku sudah terlanjur ada di seluruh tubuhku, dan begitu "putih"ku sudah siap kuberikan kepada Malaysia.


Photobucket
Nando, Putri, Eaz, Elmover dan Deny

Photobucket
Putri dan Eaz

Photobucket
Eaz

Photobucket
Imam, Deny, Eaz dan Ogay

Hasil akhir yang hampir membanggakan tapi tetap melalui proses perjuangan yang sangat membanggakan, skor 2-1 diraih dengan sangat hebat. Dan kami pun merasa hebat telah mendukung timnas yang sudah tampil hebat !!!

BRAVO SEPAKBOLA INDONESIA !!!!!

Monday, October 25, 2010

Donor Darah

Selamat Datang Pejuang Kemanusiaan....

 Tulisan itulah yang terjelas di mata gua yang dipampang di pintu masuk kantor PMI DKI Jakarta, setelah memutar haluan motor untuk berbalik arah kemudian "iseng" kembali mencoba peruntungan untuk mendonorkan darah yang sejak lama gua impikan. Boleh diketahui beberapa bulan lalu, gua udah pernah nyoba mendonorkan darah walaupun kemudian darah gua ditolak akibat terlalu kental (hb 17.2), jelas kejadian ini bikin hati gua bak TV kesamber petir yang bisa bikin gambaran hati gua yang berbunga-bunga (krn pengen donor darah buat pertama kali) mati seketika.
Dengan tingkat ke-PeTean (Percaya Tuhan) gw yang sangat tinggi, dan tentu diikuti dengan ke-PeDean (Percaya Diri) yang meluber-luber, langkah gua mantap masuk dan langsung ngambil formulir yang sudah disediakan oleh para staf PMI setempat. Dan juga langsung tes HB ke ruangan sebelah kiri diikuti dengan rasa penasaran waswas campur pasrah. Penasaran waswas karena gua pengen banget donor kaya orang-orang sehat lainnya, dan pasrah siapa tau HB gua tinggi lagi hikzz...
Whaaattt!!! HB gua 15 koma... ke-PeTean dan ke-PeDean makin meningkat donk seirama dengan hasil tes HB hahaha. Tapi waktu itu gua bingung, kenapa sekarang yang tanpa persiapan (begadang, belum makan dll) malah diterima. Mungkin ini kekeuatan tuhan \m/
Selanjutnya dipanggil, masuk ke ruang 2 kemudian di tes tekanan darah. Dan selanjutnya sang pengetes nasehatin gua supaya makan siang terlebih dahulu, ditakutkan lemas setelah mendonor karena belum menunaikan makan siang. Soto ayam DDII jadi pilihan walaupun macam perang gua makan itu soto.. 
Singkatnya setelah mencuci lengan sampai bersih, kemudian tiduran manis dan darah gua pun disadap.Semoga hasil tes darah gua nanti menunjukkan hal positif yang bisa bikin gua mendonorkan darah secara rutin. Amin..

oiyaa,, Darah kalian sangat berarti loh!!! PMI sepertinya masih butuh jutaan kantong darah untuk orang-orang yang membutuhkannya.

Selamat Datang Pejuang Kemanusiaan !!!

Thursday, September 23, 2010

Kuliah

Tepat hari Selasa tanggal 21 September, sudah dimulai perkuliahan. Kampus hijau UIN Jakarta dipilih menjadi kampus tempat mengumpulkan segala informasi tentang mata kuliah jurusan yang gua ambil. Dan perlu diingat, sekarang gua berada di semester 7 (normalnya kuliah terakhir).

Ada beberapa hal yang berubah dan tidak berubah. Yang berubah sebagai berikut:
  • Rambut udah pendek,
  • Udah ga maen handphone lagi saat perkuliahan (krn ga punya),
Dan yang tidak berubah sebagai berikut:
  • Datang telat,
  • Duduk di belakang,
  • Selalu serius mendengar,
  • Jarang mandi,
  • Jarang bawa buku beserta pulpennya,
  • Jarang nyatet,
  • Dan ga tau lagi, hehehe.
Dari poin di atas, terlihat kalo gua bukan mahasiswa yang rajin-rajin amat. Tapi gua rasa itu sudah mencukupi dari pada gua malas-malas amat hehehe. Yaaaa untuk sementara, gua harus terus berjuang supaya dapat menjaga semangat untuk terus hadir diperkuliahan sampai lulus dan menjadi sarjana. Amin...

Friday, September 3, 2010

Miimr

Meetingrs

 Ada maenan baru lagi nih namanya miimr, dan beberapa hari yang lalu  tepatnya pada hari minggu tanggal 29 September ngadain KOPDAR angkatan pertama para miimrs yang diadakan di Food Court Senayan City, ada belasan orang yang hadir, lumayan lah buat sesuatu yang dirintis, hihihihi.



Photobucket

Photobucket


Thanks buat Rezty sebagai sponsor berbuka gua cuppss :D , dan thanks juga buat yang ngasih kaos miimr (siapa ya yang ngasih??), semoga dapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa, Amin.

this photo's: Joran, Nando and Me

Friday, February 19, 2010

Jakarta - Tanjung Pandan

Dengan Batavia Air (insya Allah)

Dimulai dari twitter yang tertulis:

dedeliciouzz: @nandogino @eeaazz eh gimenong perkembangannya.. tiket tgl 25 di 237 tuh..




Menjadi awal dan titik cerah mungkin juga angin segar bagi Gua dan Nando yang sebelumnya sangat bingung mau naik apa ke Tanjung Pandan (Belitung). Dengan budget yang seadanya tentu saja kapal laut menjadi pilihan yang paling realistis, namun jadwal kapal laut yang tak bersahabat membuat Gua dan Nando sangat bingung (lebay yeee).

Dengan twit Dede (Cacing), sontak Gua, Nando dan Cacing melakukan Chat Confrence di YM. Tujuannya adalah memperjelas kutipan yang dibuat oleh Cacing di Twitter. Dan setelah dijelaskan serta Gua check di web resmi Batavia Air, ternyata benar adanya kalo tiket pesawat Batavia ke Tanjung Pandan di harga Rp. 237.000 .

Setelah memutar otak bersama, Gua mengambil tindakan ekstrim, dengan hujan yang masih turun, gua putuskan untuk mengambil uang di ATM kemudian menuju Travel terdekat untuk membeli tiket (hanya menggunakan kaos dengan berkendaraan motor tujuan depan komplek).
Uang sudah di tangan, namun alangkah malangnya nasib Gua, travel terdekat ternyata sudah tutup (pukul 9 malam saat itu). Langsung saja gua memutuskan untuk ke Travel di kawasan Jl. Lap. Tembak Cibubur sekitar 5 Km dari travel pertama, dan ini pun gua tempuh dengan berhujan ria.

Pukul 09.20 malam Gua sudah tiba di Travel Chikita. Dan langsung saja Gua tanya harga tiket Batavia Air dari Jakarta ke Tanjung Pandan (padahal udah tau :D). Harga yang diberikan oleh pihak Travel Rp.250.000 per orang, dan langsung saja gua menelpon Nando untuk meminta konfirmasinya atas kabar yang akan Gua berikan :D . Dia pun setuju, maka dibelilah 2 tiket Batavia Air tujuan Tanjung Pandan dengan harga Rp.250.000 per orang untuk tanggal 25 Feb 2010 pukul 10.30 WIB .

Hal ini menjadi yang pertama kali buat gua membeli tiket pesawat dengan dana sendiri, terakhir dan untuk pertama kali nya Gua naik pesawat waktu kelas 2 SD heh :D.

Dan semoga perjalanan Bolang gua diberikan lindungan oleh tuhan Yang Maha Esa, Aminn..

Sunday, December 27, 2009

beli On Line

ini juga pertama

udah lama banged brows kaos sapi,, susah banged nyarinya via On Line, ada yang desain nya sreg, tapi lagy maintenis, dan lain2 dah... sampe akhirnya gua capek dan ada yang lumayan bisa gua beli kaos sapi nya (dari pada kagak). di shalomita.com

oiya,,, untuk pertama kali nya gua beli barang lewat fasilitas On Line, walaupun pada awalnya agak ragu, tapi gua pasrahkan kepada tuhan yang maha esa saja ^^..

dan alhamdulillah, kesan pertama begitu menggoda, barang sampai di rumah gua,,dikirim dari jogja loh ^^..



nantikan serba pertama dari gua ....hohohoho ^^

Saturday, December 26, 2009

D'Cost Action

sebelum mimpi

nonton film berkualitas juara satu di barengin laper?? takud ga jadi juara satu ntar...hahhahha
oleh karena itu untuk PERTAMA kali nya gua makan di D'Cost, sekali lagy,,terima kasih kepada tuhan yang telah menggerakkan Cacing AKA Dede..... ^^

bersama Cacing, Putri, Nando, Nuky, Jazz dan sukro semped jadi waiting list di D'Cost Blom M Square. tapi tak apa,,toh sudah lapar, dan yang lebih penting sih gratis ...^^

kira2 15 menit menduduki waiting list, akhirnya masuk juga menempati meja panjang hampir pojok. kerang rebus saus tiram itu order gua,,,walaupun sewaktu makan...comot sana sini,,,hihihi,,,ada udang, mujaer, kangkung, cumi tak ketinggalan tempe dan lain2 tentunya.

ikan gurame nyaa,,,ajiiibbbb,,,,delapan dah,,,,,kalo ke sana lagy, gua pengen gurame nyaa,,,,hahhay,,,,
tergolong murah sebuah restaurant seafood di sebuah mall di daerah jaksel, pantesan tag Line nya mengambil kata "harga kaki lima" wahaahh,,,,
yang mantep siih nasi nya yang seribu sepuasnya....hahahhahaha

ini dia potret D'Cost.......















kapan2 gua pengen kesini lagy ah,,,dengan mimpi,,,gua jadi cacing dan cacing jadi gua,,,,tunggu tanggal maennya yaa kaawan kawan......^^

Karaoke

with Nando, Putri, Cacing dan Nuky

25 Desember 2009, setelah melakukan hal yang tidak jelas di kosan putri bersama Nando (menunggu Putri, Cacing dan Nuky gua anggap tak jelas), akhirnya kita mengambil keputusan bahwasannya malam ini acara kita adalah Karaoke Bolang Family hehehhe..

Gua, Nando, Putri dan Cacing beginilah formasi ini ketika kita memulai start dari kosan Putri untuk menuju kawasan Kelapa Gading. Nuky ?? hahahaha... si anak satu ini (paling tua dia di antara kita) emang paling telat dan tukang kibul kalo mau janjian hahhaha, just kidding, oiya kita janjian sama Nuky di depan gang untuk menghemat waktu.

Dengan menggunakan tiga motor dan hanya lima orang penyanyi yang akan berangkat ke Kelapa Gading untuk sejenak melepas hobby, oiya Hobby kita sebenarnya bukan menyani, tapi bercanda sambil kumpul-kumpuk dan tentu saja foto-foto yang nanti nya dokumentasi semua itu akan menjadi bahas buat tersenyum di masa datang.

Voize Karaoke terletak di dekat Laa Piazza Kelapa Gading adalah pilihan kita, kenapa ?? murah, strategis dan standar karaoke elit lah (menurut Nando dan emang gitu kenyataannya buat gua yang baru PERTAMA kali karaoke-an di karaoke family).

Hanya menunggu sebentar saja (mungkin roomnya lagy disiapkan) kita menuju lantai tiga ke sebuah room karaoke yang berfasilitas full AC, layar LCD, dua Mic, Sound, Keyboard Wireless, sofa dan tentu saja ratusan ribu lagu hahahaha.

Beginilah suasana di dalam TKP, Check it out...yOOOoooO



gua nando cacing nuky



nando putri gua nuky



nuky nando cacing gua

Mukanya pada kehausan banget yakk..hahahha.. tenang, nanti ada satu teko coca cola dingin yang membuat haus ilang namun tenggorokan gua sakit (efek dingin kola kali).

Nah gua juga punya gaya nih pas karaokean. ini dia....









Begitulah kebersamaan dan cara mengejar kebahagian ala gua, hehehhe.

Kebersamaan berlangsung selama dua jam itu sudah membuat suara gua sakit hehehe (maklum penyanyi mendadak nyanyi) dan diakhiri pada jam 11 malam dengan Cacing dah Putri pulang ke kandang masing-masing, gua beserta Nando dan Nuky mampir terlebih dahulu di warteg kenangan waktu kita masih sering begadang sampe pagi di kawasan Salemba.

Dan pada jam dua dini hari, kita semua mengakhiri untuk semntara sebuah kebersamaan itu.

Friday, December 18, 2009

bioskop pertama

satu suro

bahas perfilman, tentu aja kita ga bisa ngilangin yang namanya bioskop, sebuah box besar yang di dalamnya terdapat kursi-kursi, pendingin ruangan (bagi bioskop standar) dan tentu saja layar nya..waahahaha.. oiya guna layar untuk menerima cahaya yang berupa gambar yang di keluarkan oleh proyektor (sotoy banged gua) wkwkwkkwk

mmm, tentu saja gua harus membahas diri gua disini, mengapa?? ya ini blog gua...!!! masa gua bahas Obama disini :D . naaah.. kapan pertama kali gua nonton di bioskop?? itu yang mau gua bahas disini ^^

pertama kali gua nonton bioskop itu pada tahun 2003, emank dan mungkin sangat terlambat bagi orang jaman sekarang..hohoho.. maklum di asrama susah kabur hahahaha...masih inget gua waktu itu HTM nya 15rb soalnya ga nomat (kalo nomat harus hari senin dan cuma 10rb) waktu itu kalo ga salah hari libur deh....soalnya gua ketemu banyak banged adek kelas gua lagy cabut juga tapi gua suruh pada pulang jangan nonton bioskop...hahahha...(soalnya gua mau nonton) :p ..

film nya apa?? Tusuk Jelangkung judulnya ...kwwkkkw..di perankan oleh marcella, samuel rizal, diny olivia (waktu itu gua jatuh hati sama diny olivia :">) yang disustradarai oleh mas djay ....dan gua cukup senang waktu itu, bukan karena film nya, lebih karena waktu itu, tanggal itu skarang bisa gua catet di blog ^^. dan waktu itu,, gua nonton bertiga sama temen asrama gua yang terbuat dari cowok semua..wkwkkwk







bioskopnya dimana?? di 21 Mall Metropolitan Bekasi, karena dulu cuma itu yang paling deket sama asrama hehehe, paling gampang lah kalo kesitu walaupun harus menempuh waktu satu jam untuk sampai di bioskop nya.



eh....ini mall nya tampak sekarang yak....dulu depannya nggak kaya gini koo....sumpah dah...nggak kaya gini >,<>