Friday, May 21, 2010

Kahlil Quote



puteramu bukanlah puteramu.
mereka adalah putera-puteri kehidupan yang mendambakan hidup mereka sendiri.
mereka datang melalui kamu tapi tidak dari kamu. dan sungguh pun mereka bersamamu mereka bukanlah milikmu.
engkau bisa memberikan kasih sayangmu tapi bukanlah milikmu.
sebab mereka memiliki pendirian sendiri.
engkau dapat memberikan tempat berpijak bagi raganya tapi bukan bagi jiwanya.
lantaran jiwa mereka ada di masa datang.
yang tak bisa engkau capai sekalipun daam mimpi.
engkau boleh berusaha mengikuti alam mereka.
tapi jangan mengharap mereka daapat mengikuti alam mu.
sebab hidup tidak surut ke belakang tidak pula tertambat pada masa lalu.
engkau adalah busur dari mana bagai anak panah kehidupan putera-puterimu melesat ke masa depan.

Kahlil Gibran 1883-1931

Friday, May 14, 2010

Bergaya Gitar

Bukan Gitaris

Gitar?? Jreeengg.... mungkin begitulah bunyinya kurang lebih, banyak sekali definisi gitar yang bisa setiap orang keluarkan. Salah satunya adalah definisi yang dekeluarkan oleh Wikipedia "Gitar adalah alat musik berdawai yang dimainkan dengan jari-jemari tangan atau sebuah plektrum (alat petik gitar). Bunyinya dihasilkan dari senar-senar yang bergetar".

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ahli, ada yang menyebutnya berasal dari benua Afrika, dan juga sebagian ahli menyebut Asia Tengah, dan tidak ketinggalan sebagian ahli yang lain menyebut Yunani sebagai tempat asal gitar bermula. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat disini.

Dan tidak ketinggalan dalam artikel ini, dari berbagai macam gitar, terdapat gitar yang paling banyak digandrungi oleh para pelaku musik gitar, yaitu Gitar Listrik. Sekali lagi Wikipedia mengeluarkan definisinya tentang gitar listrik "Gitar listrik adalah sejenis gitar yang menggunakan beberapa pickup untuk mengubah bunyi atau getaran dari string gitar menjadi arus listrik yang akan dikuatkan kembali dengan menggunakan seperangkat amplifier dan loud speaker.

Berbeda dengan sejarah gitar, semua ahli nyaris sepakat jikalai gitar listrik terlahir dari para pelaku musik jazz pada tahun 1930 dan 1940. Lihat disana deh.

Berbicara tentang gitar, tentu saja alat musik ini dimainkan oleh jari-jari terbaik dunia. Kita sebut saja John Petrucci, Steve Vai, Joe Satriani dan Jimi Hendrix, dan juga masih banyak sekali para orang-orang terbaik yang dapat mengolah gitar menjadi permainan yang sangat menguncang permusikan dunia.

Tidak ketinggalan juga para pelaku gitar tanah air tercinta Indonesia, telah melahirkan gitaris-gitaris sekaliber Ian Antono, Donny Suhendra, Balawan, Tohpati, Dewa Bujana dan masih banyak lagi yang susah disebutkan satu persatu hahahahaha.

Tanpa gitar, musik hanyalah nasi tanpa sambal, tidak terdapat manuver yang mengiringi musik itu untuk sampai di telinga para pendengar musik.

Dan pada intinya, lihatlah apa yang ada dibawah ini....!!!!

gitar2



gitar1


Inilah seorang gitaris yang terlambat mendalami gitar, dan hanya bisa berfoto dengan gitar kepunyaan orang lain :)).

Monday, April 26, 2010

Backpacker ke Belitung (report)

25 Feb 2010

Kamis pagi jam lima sudah menuju bandara Soekarno-Hatta dari Cibubur, padahal pesawat take off jam setengah 10, tapi tak mengapa dari pada kena macet dan tidak jadi naek pesawat dan terlebih tidak jadi ke Belitung.


Maklum ini Jakarta dengan segala ketidakjelasan waktu perjalanan. hah? jam 07.00 WIB gua udah tiba di bandara, harus menunggu sampe jam 09.30 bersama Nando yang sudah terlebih dahulu tiba di bandara.

Jam 10.00 pesawat take off tanpa delay, dan akhirnya di 10.45 sampai di bandara HAS Hanandjoeddin (Belitung). Perlu diketahui selama di atas pesawat perasaan was-was selalu di hati dikarenakan cuaca buruk sekali T,T.



batavia



Sunday, April 25, 2010

Lupa

Lawannya Ingat

Beberapa hari bahkan minggu belakangan ini, kata lupa duduk berdekatan sama gua. Dimulai dari lupa mengunci pintu kosan yang berakibat HP gua hilang, lupa dengan tas gua yang gua taro di motor orang di terminal Rawamangun dan tas itu pun hilang, lupa nyabut kunci motor dan gua pun harus ngasih uang tips buat satpam (untung ga ilang), dan masih banyak lupa yang jenisnya kecil-kecil tak teraba, hah? lupa mandi?? ini mah jangan ditanya :D.



Tapi tuhan menciptakan "lupa" bukan tidak mengandung manfaat untuk para hambanya, begitulah kalo kita ingin berpikir seperti pak bijak. Manfaat itu misalnya, dengan lupa kita bisa melupakan hal-hal paling menyedihkan dalam hidup kita, entah ditinggal orang-orang yang kita sayangi ataupun sekedar kita lupa pernah ngompol waktu kamping di sekolah hahahaha.
Dan menurut pikiran pak hemat, lupa adalah ciri-ciri dari orang cerdas, hah? ko bisa? bisa lah masa kagak, dengan lupa berarti orang itu pernah tau dengan hal tersebut. orang yang tidak pernah lupa berarti dia sama sekali tidak pernah tau akan hal tersebut. Dan orang yang tau dan berusaha tidak lupa-lupa berarti dia orang jenius, begitulah kata pak hemat.

Bayangkan saja kalo tidak ada "lupa" di dunia ini, mau jadi apa coba... bisa jadi gila kayaknya karena orang tidak bisa melupakan kesedihannya dan diterlebih lagi orang tidak mau mencoba mengingat hal-hal yang hilang dari ingatannya.

Tapi sungguh ya Tuhan, lindungi aku dari lupa-lupa yang merugikan aku dan terlebih berdampak kepada orang-orang sekitar ku (__#)

at Mc'd Bersama Kru Bolang

Tongkrongan Baru (lagi)

Seharusnya kemarin menjadi malam minggu yang biasa saja, namun dikarenakan ide mendadak dan kami bertiga tidak punya acara pada malam minggu kemarin, kita putuskan untuk bertiga ria. Target awal gua, Nando dan Jobe adalah Junction Cibubur, terang saja disana sudah ada Rezty, setelah tiba di salah satu warung kopi tempat Rezty nongkrong, agak kaget karena Rezty bersama para teman-temannya dan kami bertiga pun tak mau mengganggu malam minggu mereka hahahaha.

kami putuskan sejenak duduk-duduk di pelataran Junction, dan kemudian memutuskan Solaria sebagai tempat nongkrong malam minggu itu. Tapi alhasil Solaria pun sudah mau tutup (maklum aja udah jam 10 malem :D).

Entah takdir atau apa, Mc'd Cibubur menjadi pilihan. Dan sekarang Mc'd Cibubur sudah tidak seperti terakhir kami bertiga kunjungkan, Mc'd yang sekarang sudah mempunyai design interior memanjakan mata, sudah terdapat beberapa PC untuk On Line, terdapat WiFi (mcdonalds paketbareng), colokan dimana-mana hahahaha, dan masih banyak lagi kemajuan setelah kami tinggalkan dahulu kala (halah).

Ini muka-muka malam minggi itu disitu.







Oiya, tempat ini termasuk tempat favorit gua sama dneez loh dulu :))

Dan akhirnya kami pun sepakat menjadikan Mc'd Cibubur sebagai basecamp kami lagi :))

*foto nya belum di edit, tunggu aja tanggal mainnya ^^

Monday, April 19, 2010

HP Hilang Lagi

hari Jum'at kemarin

Setelah kehilangan Hand Phone pada sekitar bulan Mei tahun lalu, akhirnya hari Jum'at kemarin untuk yang ke-2 kalinya gua kehilangan lagi Hand Phone.



Hilang dengan cara dicopet, dan ber-TKP di Jalan Baru (Pasar Rebo) di dalam angkutan minibus 509 (Lebak Bulus-Kp. Rambutan), terjadi kira-kira pada pukul 13.40 Wib setelah mengantar kedua orang tua untuk pulang ke Palembang.



Hilang dengan cara dimaling ketika tidur (akibat kecapean), dan ber-TKP di kosan depan kampus Uin Jakarta, terjadi kira-kira antara pukul 17.00-18.30 Wib.

Semoga kedua orang yang mengambil HP itu diberikan hidayah oleh Tuhan YME, Amin.

Sunday, April 11, 2010

Satu Dua di Pulau Seribu

:report:

Malam tahun baru gua lewatin hanya di dalam kosan mungil di daerah Mangga Besar yang tenggelam dalam meriahnya perayaan tahun baru di Ibu Kota, dan untuk sampai ke kosan tersebut gua harus menempuh perjalanan di malam tahun baru dengan diantar seorang teman untuk sampai ke stasiun Lenteng Agung dengan tujuan menggunakan kereta sambil berdiri untuk bisa sampai di Mangga Besar ( kalo menggunakan kendaraan beroda bisa ga sampe2)

Ceritanya udah pagi (terlalu panjang malam tahun baru yang gua lewati dengan senang nya orang2 untuk gua ceritain).

Rizma Dewi dipanggil Putri telah pulang pada pukul setengah enam pagi dari dinas malam yang dia jalani di RS Husada sebagai perawat, namun satu orang personil kenamaan Bolang belum menunjukan batang hidungnya, siapa lagi kalo bukan Nando (padahal malam tahun baru dia udah di kosan ama gua tapi balik lagi ke rumahnya di daerah Rawamangun), bayangkan dia belum sampai ke kosan padahal Dede Suherman dipanggil Cacing (yang terus memanggil-manggil putri lewat telepon) dan rombongannya sudah berada di atas kapal. Sungguh gua dan Putri resah gelisah, bagaimana tidak, Nando tidak memegang alat komunikasi satu pun dan bagaimana cara mengetahui dia sedang dimana (dan cuma Insting doank alat komunikasi dia,,,hahhaah).

Kita flashback sekejap, rombongan ini terdiri dari dua, satu berasal dari Lampung kira-kira 8 orang dan 3 orang dari Jakarta, dan mereka semua ingin berlibur di Pulau Seribu.

Gua dan Putri pun memutuskan untuk segera jalan ke depan dan penuh harap bertemu Nando di jalan. Dan benar saja kita bertemu Nando di jalan yang sudah tergesa-gesa juga ....hahahah.. langsung saja mnyetop taksi dan menuju ke Muara Angke untuk berlayar ke Pulau Pramuka (boleh diingat cuma ada dua kapal dan hanya sampai jam tujuh pagi saja).

Kira-kira setengah jam perjalanan menggunakan taksi kita sampai di Muara Angke (dan untuk pertama kali nya gua ke Muara Angke), setelah turun dari taksi langsung ambil langkah seribu menuju kapal, dan yang kita dapati hanya seorang cacing yang bersisa (rombongan cacing dari Lampung udah duluan loh di kapal pertama).

Langsung saja mengambil posisi duduk di sebalah kiri kapal di bagian atas, dengan membayar Rp.35.000 kita sudah bisa menempuh tiga jam perjalanan dengan kapal yang kira-kira bisa mengangkut 200 orang menuju ke Pulau Pramuka (pulau ini dipilih mungkin karena sebagai pusat pemerintahan Kep. Seribu).

Angin laut pada pagi itu agak kurang bersahabat, ombak besar saling bertindihan dan terus menabrakkan kepala nya ke kapal (manknya ombak ada pala hahahaha) sudah bisa membuat gua deg2an, kadang kapal miring ke kiri dan terkadang ke kanan,,,huffffff,,,ajal di tangan tuhan gumam gua.

Hari itu hari Jum'at tanggal 1 januari 2010 dan kira-kira pada jam 10 sampai di pulau Pramuka. Langsung saja pimpinan rombongan (kayaknya si Cacing) melakukan Negosiasi dengan penduduk setempat untuk sebuah penginapan, dan kita dapati sebuah penginapan (dengan tiga kamar tidur, dua kamar mandi, dapur, tv dll) dan kira-kira sekitar 400rbuan harga per malamnya (maaf agak kurang informatif). Diawali dengan berjalan panjang menuju ke warung makan. Agak lama menunggu akhirnya santap pun dimulai dengan beberapa menu seafood,,hehehehe,,,







Setelah membantai beberapa menu makan dengan diselingi ke akraban antara rombongan Jakarta dan Lampung, kami menuju ke penginapan yang tidak jauh dari warung makan dan penginapannya pun tepat di pesisir laut.

Menaruh bawaan, dan kemudian melalukan persiapan untuk Shalat Jum'at berjama'ah di Masjid agung, memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan karena sudah sampai di Pulau Pramuka.

Setelah shalat Jum'at agenda yang akan pertama kali dilakukan adalah melalukan snorkling (alat nya 35rb untuk sekali sewa dan snorkling ini untuk pertama kali nya gua lakukan) dan mengunjungi beberapa pulau di sekitar pula Pramuka.

Dengan menggunakan kapal nelayan perjalanan laut pun di mulai, yang pertama dilakukan adalah snorkling di tengah laut.....owwh my god.... benar-benar takjub gua, kuasa tuhan yang satu ini emang sangat indah, bayangkan gua bisa melihat ikan-ikan hias di laut dan terumbu karangnya ^^











Snorkling pun usai, langsung menuju ke pulau Simpak Daun. Sebuah Pulau yang tidak berpenghuni dan sering dipilih oleh para wisatwan melakukan Camping. karena tidak terlalu luas, pulau ini pun kita putari dengan sesekali berfoto ria ^^.







Kemudian kami menuju ke sebuah pulau yang dijadikan sebagai tempat penangkaran ikan (pulau apa gitu gua lupa) ihhhh....ada Hiu nya looooohhh,,,,ada berjuta-juta ikan gua rasa disana...hahaah..tapi sumpah,,,,gua dah capek banged...dan jadi males cerita jadinya (__#)

Sore sudah tiba, keinginan melihat matahari terbenam sepertinya menjadi alasan untuk kami meninggalkan pulau penangkaran ikan tersebut. Dan kira-kira 20 menit sampailah di pulau Pramuka yang menjadi homebase untuk liburan kali ini. Gua dan rombongan langsung menuju ke tempat pengembalian alat-alat snorkling. Tapi tidak dengan Cacing beserta pacarnya yang ingin mengabadikan matahari terbenam dari sisi pulau Pramuka.

Sesampainya di HomeStay, sudah jelas rasa lelah yang paling kami rasakan setelah melewati hari penuh berkeliling. Seperti manusia biasa pada umumnya, satu per satu langsung mandi (bukan di laut ya) untuk membersihkan badan. Tapi tidak dengan gua, dengan alasan nanti malamnya akan bakar ikan (dan ujung2nya nanti bau lagi) gua putuskan untuk tidak mandi, hehhehe padahal dah lengket banget badan. Menunggu waktu bakar ikan dan sempat ketiduran, akhirnya ikan pun siap di bakar setelah dibersihkan yeeaaaa... Mungkin dikarenakan rasa lelah yang sangat, makanya banyak ikan yan gucm ajadi setengah matang hahhaha. Tapi tak apa lah apapun bisa masuk ke perut :D.







Ikan sudah matang, langsung berkumpul dan melaksanakan pembantaian ikan (oiya jangan pernah bakar ikan ayam2an zzZZZzz). Setelah perut terisi full, kebanyakan dari kami langsung ke kamar untuk beristirahat. Dan tidak lagi dengan gua yang menghabiskan malam dengan berbincang-bincang bersama kawan sampai jam 1 malam dan kemudian baru membersihkan badan(apalagi ini ga bakalan di laut :p).

Tidak banyak yang kita gua dan kawan-kawan Bolang (kecuali rombongan Lampung ya) lakukan di hari ke-2, ini disebabkan sudah terlalu lelahnya kondisi badan disertai si Putri ingin pulang ke Kota dikarenakan akan menjalani dinas malam. Perahu akan menjemput kami jam satu siang, tapi sekarang masih jam sepuluh pagi, dengan kepala dingin kami putuskan untuk berjalan-jalan santai mengitari pulau Pramuka sambil sesekali mengambil gambar untuk diabadikan.




Ini bukan untuk yang terakhir kali, mungkin masih ada kesempatan di waktu yang tidak diketahui untuk berkunjung ke utara ibukota Jakarta ini. Sampai bertemu lagi Seceng Islands ^^.