Saturday, December 4, 2010

07 11 2010

23 Tahun Lalu
 Ya, di Jakarta 23 tahun lalu lah aku dilahirkan dari sepasang manusia yang selalu memberikan kemerdekaan "terpantau" kepada anaknya. Dilahirkan dengan tanpa tahu alasan mengapa hari itu dipilih untuk dilahirkan, tapi Tuhan telah menetapkan tujuan dari dilahirkannya aku.

Alhamdulillah, kepada Tuhan yang maha esa telah memberikan hidup sampai ke tanggal ini.
Spesial terima kasih tidak terkira, untuk umi, abi dan dua adikku, kalian tak ingat tanggal ini tapi kalian tak pernah tidak ingat aku. Tak mengapa karena menurutku tidak begitu penting.
Banyak terima kasih, buat sahabatku Nando dan Elmover atas undangannya datang malam minggu ke 7-Eleven Salemba untuk pesta kecil peringatan hari lahirku.
Sangat terima kasih, buat para sahabat atau teman atau apalah yang sudah memberikan kata selamat atas peringatan hari lahirku.

Terasa sangat spesial pada hari peringatan hari lahirku pada tahun ini. Bagaimana tidak terasa sangat spesial, sudah genap satu tahun hari peringatan Stop Merokok untuk diriku. Lumayan untuk diketahui, aku telah menetapkan tanggal 07 November 2009 sebagai titik pemberhentian untuk merokok.

 Dan juga agak spesial, pada hari ini 7-Eleven salah satu toko kelontong asal Amerika Serikat juga menetapkan kubunya berulang tahun pada tanggal ini. Dan aku pun hadir pada peringatan ulang tahunnya dan tambah agak spesial lagi, pada hari ini aku mendapatkan hadiah kamera poket akibat menjadi Favorite Voter pada perhelatan BigBite and Slurpee Challange yang diadakan oleh 7-Eleven sendiri.

Sekali lagi, terima kasih. Aku tidak akan lupa tahun ini... Harapanku untuk lebih baik di usia ini.

Wednesday, December 1, 2010

Jeruk Pipis

Ketika melihat gambar ini, jangan pernah beranggapan kalo jeruk pipis yang satu ini adalah bentuk lain dari jeruk nipis, dan sekali-sekali tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi jeruk jenis ini!! (jangan dimakan di rumah)

Yaaa, jeruk yang satu ini baru aku lihat di dalam perjalanan hidup. Di Bangkok tepatnya, di sebuah WC "poll van" menggunakan jeruk sebagai pewangi WC ini. Pikirkan anda harus mem'pipis'kan jeruk!! akal sehat sempat menolak, tapi apa daya rasa tak tahan ingin pipis sudah tidak bisa ditepis.

jeruk pipis

Aku ucapkan mohon maaf yang selega-leganya setelah mem'pipis'kan jeruk itu.

*kejadian ini bukan fiktif, apalagi disengaja oleh penulis

Sunday, November 14, 2010

Jumper

Foto ini bukan tanpa makna, di dalamnya terlihat gaya meloncat, dan gaya meloncat ini juga bukan gaya tanpa makna. meloncat sering dipakai untuk mengekspresikan perasaan, juga dipakai sebagai cabang olahraga yang diikutkan pada event sekelas olimpiade, juga dipakai ketika ingin menghindarkan diri dari sesuatu yang membahayakan (tidak mungkin tiduran kan), dan masih banyak lagi (bisa ditambahkan di komentar anda). 

Sifat meloncat yang lebih efektif berkali lipat dari melangkah bisa dipakai sebagai keinginan diri untuk berpindah lebih cepat dari tempat ini ke tempat yang lain dan lebih tinggi. Dan semoga kita terus meloncat!

jump


siluet jump
Jump in Central Festival - Pattaya
Jump
front Bakrie School
jump
in Tj Tinggi w/ Nando
jump
Burung Mandi Beach w/ Risma dan Nando

Kopi Susu

Mana Kopi Mana Susu?

 Foto diambil pada tangal 1 November 2010 di MBK Bangkok, dan telah menggemparkan dunia pertawaan. Silahkan tinggalkan komentar anda! jangan ragu !

In this photo: Titik dan Eaz (ayooo.. yang mana titik yang mana eaz??)

Thursday, November 11, 2010

Takdir

Angga Permana Putra
Seorang kawan di bangku SMP, ketika itu kami bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu YAPIDH di pinggir Bekasi. Semangat untuk terus cabut dari asrama, membuat kami menjadi teman satu aliran dan mungkin bisa dibilang geng. Bersama tiga atau empat kawan lainnya kami lewati hari-hari di asrama dengan warna-warni, kadang berwarna putih tidak ketinggalan juga warna hitam mengikutinya.

Seorang Angga, menurut saya seorang yang sangat PeDe, bahkan lebih pantas dikatakan sombong. Dengan gaya rambut yang seperti nampan dengan minyak Tancho yang beraroma pekat, seorang Angga selalu berbicara dengan level yang selalu tinggi di atas kami para kawan-kawannya. Dan juga seorang yang sangat tunduk kepada kedua orang tuanya dan sangat menyayangi adik-adiknya.

Tak peduli dengan tulisan di paragraf sebelumnya, dia tetap seorang kawan yang pernah ada dalam langkah perjalananku, yang perlu dicari kemanapun ketika menghilang dari peredaran perkawanan. Terakhir kami bertemu nyaris tiga tahun lamanya di sebuah toko alat-alat olahraga di kawasan Sumir/Setu Pondok Gede. Toko itu pun aku temukan secara kebetulan ketika lewat dan melihat plang toko itu bertuliskan "Angga Sport". Dan tentu saja aku berhenti dan memastikan pemilik toko tersebut, dan benar saja sang pemilik adalanh Angga teman SMP-ku.

Friday, November 5, 2010

Cerita Seorang Backpacker

robert
Dekat kawasan Khaosan Rd Bangkok, pria bertopi dengan rokok terselip di mulutnya. Robert namanya, seorang solo Backpacker asal Florida yang mengklaim dirinya sudah tidak pernah pulang dan terus mengembara ke 40 negara. Chiang Mai adalah tempat favoritnya, dia menyebutkan Chiang Mai bisa membuat dirinya tentram dan nyaman juga seolah dirinya menjadi orang yang merdeka.

Dari seluruh pengembaraannya, dia sekalipun belum pernah menginjakkan kakinya di negara kepulauan Indonesia. Ketika ditanya apa yang kamu ketahui tentang Indonesia? dia menjawab, TSUNAMI dan GEMPA. Dan itulah yang menjadi sebab utama dia enggan untuk masuk ke Indonesia. Dan rupanya bencana juga yang menjadikan dia enggan kembali ke kampungnya. Rupanya backpacker takut juga toh sama bencana, hehehe.

Monday, October 25, 2010

Donor Darah

Selamat Datang Pejuang Kemanusiaan....

 Tulisan itulah yang terjelas di mata gua yang dipampang di pintu masuk kantor PMI DKI Jakarta, setelah memutar haluan motor untuk berbalik arah kemudian "iseng" kembali mencoba peruntungan untuk mendonorkan darah yang sejak lama gua impikan. Boleh diketahui beberapa bulan lalu, gua udah pernah nyoba mendonorkan darah walaupun kemudian darah gua ditolak akibat terlalu kental (hb 17.2), jelas kejadian ini bikin hati gua bak TV kesamber petir yang bisa bikin gambaran hati gua yang berbunga-bunga (krn pengen donor darah buat pertama kali) mati seketika.
Dengan tingkat ke-PeTean (Percaya Tuhan) gw yang sangat tinggi, dan tentu diikuti dengan ke-PeDean (Percaya Diri) yang meluber-luber, langkah gua mantap masuk dan langsung ngambil formulir yang sudah disediakan oleh para staf PMI setempat. Dan juga langsung tes HB ke ruangan sebelah kiri diikuti dengan rasa penasaran waswas campur pasrah. Penasaran waswas karena gua pengen banget donor kaya orang-orang sehat lainnya, dan pasrah siapa tau HB gua tinggi lagi hikzz...
Whaaattt!!! HB gua 15 koma... ke-PeTean dan ke-PeDean makin meningkat donk seirama dengan hasil tes HB hahaha. Tapi waktu itu gua bingung, kenapa sekarang yang tanpa persiapan (begadang, belum makan dll) malah diterima. Mungkin ini kekeuatan tuhan \m/
Selanjutnya dipanggil, masuk ke ruang 2 kemudian di tes tekanan darah. Dan selanjutnya sang pengetes nasehatin gua supaya makan siang terlebih dahulu, ditakutkan lemas setelah mendonor karena belum menunaikan makan siang. Soto ayam DDII jadi pilihan walaupun macam perang gua makan itu soto.. 
Singkatnya setelah mencuci lengan sampai bersih, kemudian tiduran manis dan darah gua pun disadap.Semoga hasil tes darah gua nanti menunjukkan hal positif yang bisa bikin gua mendonorkan darah secara rutin. Amin..

oiyaa,, Darah kalian sangat berarti loh!!! PMI sepertinya masih butuh jutaan kantong darah untuk orang-orang yang membutuhkannya.

Selamat Datang Pejuang Kemanusiaan !!!